Studi kasus solusiP718
Antrian layanan pelanggan Cloud kitchen tanpa SLA dan knowledge terstruktur

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.
Konteks industri
Dapur cloud multi-brand dengan aggregator order. Pertumbuhan volume membuat cara kerja manual tidak lagi memadai di lingkungan cloud kitchen.
Batasan
- Multi-channel (WA, email, call)
- Agen turn over tinggi
- SOP tersebar di chat
- Change management staf lapangan
Pendekatan
Diagnose
Mengaudit: Volume per tipe isu, bottleneck handoff, gap knowledge.
Deliver
Membangun: Omnichannel inbox + SLA + knowledge base + routing.
Operate
Menyempurnakan: QA sampling, refresh artikel, capacity planning shift.
Arsitektur tingkat tinggi
Channel adaptersticketingKBreporting SLA.
Outcome tipikal
First response time membaik; ulang-tanya turun.
Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.Pertanyaan umum
Ganti semua channel ke satu app?
Tidak; orkestrasi channel lebih realistis.
Chatbot dulu?
Setelah taxonomy isu dan KB cukup matang, atau paralel terbatas.