Studi kasus solusiP001

Integrasi rekam medis dengan standar interoperabilitas nasional di rumah sakit tipe C

Faskes20 September 2026
Koridor rumah sakit yang terang

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.

Konteks industri

Sebuah rumah sakit tipe C menjalankan SIMRS legacy dan beberapa modul poliklinik terpisah. Data pasien tersebar; pelaporan ke platform interoperabilitas nasional sering gagal validasi. Tim IT kecil; vendor SIMRS respons lambat.

Batasan

  • Anggaran terbatas
  • Tidak boleh downtime IGD
  • Staf klinis resisten double entry
  • Sertifikat & credentialing API harus dikelola aman

Pendekatan

Diagnose

Pemetaan alur registrasi, pelayanan, pelaporan; audit gap data vs profil FHIR/standar yang dipakai; risiko klinis vs compliance.

Deliver

Adapter/integrasi bertahap (pasien, encounter, diagnosis); validasi payload; UI exception queue untuk data gagal kirim.

Operate

Monitoring keberhasilan kirim, alert gagal, runbook perbaikan mapping, jadwal sync, dukungan perubahan regulasi.

Arsitektur tingkat tinggi

Secret management. Logging tanpa menyimpan PHI berlebih di log.

Outcome tipikal

Pengurangan double entry di titik kritis; tingkat keberhasilan kirim naik secara bertahap.

Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.

Pertanyaan umum

Apakah harus ganti SIMRS?
Tidak selalu. Banyak kasus cukup adapter + perbaikan master data. Ganti SIMRS hanya jika Diagnose menunjukkan utang teknis fatal.
Berapa lama fase Diagnose?
Biasanya beberapa minggu tergantung jumlah modul dan kualitas data, scoped berbayar, bukan workshop gratis tanpa batas.
Bagaimana dengan privasi data pasien?
Minimasi data di log, akses berbasis peran, dan kepatuhan kebijakan internal + regulasi yang berlaku dibahas di Diagnose.