Integrasi rekam medis dengan standar interoperabilitas nasional di rumah sakit tipe C

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.
Konteks industri
Sebuah rumah sakit tipe C menjalankan SIMRS legacy dan beberapa modul poliklinik terpisah. Data pasien tersebar; pelaporan ke platform interoperabilitas nasional sering gagal validasi. Tim IT kecil; vendor SIMRS respons lambat.
Batasan
- Anggaran terbatas
- Tidak boleh downtime IGD
- Staf klinis resisten double entry
- Sertifikat & credentialing API harus dikelola aman
Pendekatan
Diagnose
Pemetaan alur registrasi, pelayanan, pelaporan; audit gap data vs profil FHIR/standar yang dipakai; risiko klinis vs compliance.
Deliver
Adapter/integrasi bertahap (pasien, encounter, diagnosis); validasi payload; UI exception queue untuk data gagal kirim.
Operate
Monitoring keberhasilan kirim, alert gagal, runbook perbaikan mapping, jadwal sync, dukungan perubahan regulasi.
Arsitektur tingkat tinggi
Secret management. Logging tanpa menyimpan PHI berlebih di log.
Outcome tipikal
Pengurangan double entry di titik kritis; tingkat keberhasilan kirim naik secara bertahap.
Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.