Studi kasus solusiP972
Antrian layanan pelanggan Travel / bus / angkutan tanpa SLA dan knowledge terstruktur (tanpa rip-and-replace)

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.
Konteks industri
Operator angkutan penumpang dengan jadwal dan tiket. Pimpinan membutuhkan satu versi kebenaran tanpa menunggu rekap akhir bulan.
Batasan
- Multi-channel (WA, email, call)
- Agen turn over tinggi
- SOP tersebar di chat
- Kebutuhan jejak audit
Pendekatan
Diagnose
Memetakan: Volume per tipe isu, bottleneck handoff, gap knowledge.
Deliver
Mengimplementasikan bertahap: Omnichannel inbox + SLA + knowledge base + routing.
Operate
Memantau: QA sampling, refresh artikel, capacity planning shift.
Arsitektur tingkat tinggi
Channel adaptersticketingKBreporting SLA.
Outcome tipikal
First response time membaik; ulang-tanya turun.
Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.Pertanyaan umum
Ganti semua channel ke satu app?
Tidak; orkestrasi channel lebih realistis.
Chatbot dulu?
Setelah taxonomy isu dan KB cukup matang, atau paralel terbatas.