Studi kasus solusiP160
Antrian layanan pelanggan Public transport ops tanpa SLA dan knowledge terstruktur

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.
Konteks industri
Operasional transport publik dengan ramp check dan crew. Tim lean; banyak proses masih chat dan spreadsheet. Fokus pada pola masalah umum di public transport ops.
Batasan
- Multi-channel (WA, email, call)
- Agen turn over tinggi
- SOP tersebar di chat
- Anggaran bertahap
Pendekatan
Diagnose
Memetakan: Volume per tipe isu, bottleneck handoff, gap knowledge.
Deliver
Membangun: Omnichannel inbox + SLA + knowledge base + routing.
Operate
Mengoperasikan: QA sampling, refresh artikel, capacity planning shift.
Arsitektur tingkat tinggi
Channel adaptersticketingKBreporting SLA.
Outcome tipikal
First response time membaik; ulang-tanya turun.
Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.Pertanyaan umum
Ganti semua channel ke satu app?
Tidak; orkestrasi channel lebih realistis.
Chatbot dulu?
Setelah taxonomy isu dan KB cukup matang, atau paralel terbatas.