Studi kasus solusiP624
Integrasi sistem legacy PBF / distribusi obat yang silo antar modul operasional

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.
Konteks industri
Pedagang besar farmasi dengan cold chain dan batch trace. Pertumbuhan volume membuat cara kerja manual tidak lagi memadai di lingkungan pbf / distribusi obat.
Batasan
- Vendor lama lambat
- Downtime layanan inti tidak boleh panjang
- Master data kotor
- Anggaran bertahap
Pendekatan
Diagnose
Mengukur baseline: Pemetaan integrasi existing, gap master data, risiko cutover.
Deliver
Merilis: Adapter/API bertahap, outbox pattern, UI exception untuk gagal sync.
Operate
Memantau: Monitoring sync, runbook mapping, change control integrasi.
Arsitektur tingkat tinggi
Sistem intiantrean/outboxlayanan transformasisistem target
Secret management. Logging tanpa data sensitif berlebih.
Outcome tipikal
Double entry di titik kritis turun; selisih rekonsiliasi menyempit.
Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.Pertanyaan umum
Apakah harus ganti sistem inti?
Tidak selalu. Diagnose sering cukup adapter + perbaikan master data.
Bagaimana migrasi tanpa downtime?
Cutover bertahap, dual-run singkat, dan rollback plan yang diuji.
Siapa pemilik mapping?
Ditunjuk data steward operasional + IT; bukan hanya vendor.