Studi kasus solusiP318
Integrasi sistem legacy Event management yang silo antar modul operasional

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.
Konteks industri
EO dengan rundown, vendor, dan ticketing. Tim lean; banyak proses masih chat dan spreadsheet. Fokus pada pola masalah umum di event management.
Batasan
- Vendor lama lambat
- Downtime layanan inti tidak boleh panjang
- Master data kotor
- Anggaran bertahap
Pendekatan
Diagnose
Memetakan: Pemetaan integrasi existing, gap master data, risiko cutover.
Deliver
Mengimplementasikan bertahap: Adapter/API bertahap, outbox pattern, UI exception untuk gagal sync.
Operate
Mengoperasikan: Monitoring sync, runbook mapping, change control integrasi.
Arsitektur tingkat tinggi
Sistem intiantrean/outboxlayanan transformasisistem target
Secret management. Logging tanpa data sensitif berlebih.
Outcome tipikal
Double entry di titik kritis turun; selisih rekonsiliasi menyempit.
Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.Pertanyaan umum
Apakah harus ganti sistem inti?
Tidak selalu. Diagnose sering cukup adapter + perbaikan master data.
Bagaimana migrasi tanpa downtime?
Cutover bertahap, dual-run singkat, dan rollback plan yang diuji.
Siapa pemilik mapping?
Ditunjuk data steward operasional + IT; bukan hanya vendor.