Studi kasus solusiP669

Pemeliharaan aset kritis Konstruksi / EPC masih korektif dan tanpa jadwal PM andal

Properti & KonstruksiKonstruksi / EPC20 September 2026
Gedung dalam tahap konstruksi

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.

Konteks industri

Kontraktor EPC dengan progress dan RFI/submittal. Pertumbuhan volume membuat cara kerja manual tidak lagi memadai di lingkungan konstruksi / epc.

Batasan

  • Aset heterogen
  • Teknisi terbatas
  • Spare part shared
  • Change management staf lapangan

Pendekatan

Diagnose

Mengaudit: Criticality aset, failure modes, dan gap PM.

Deliver

Mengimplementasikan bertahap: CMMS ringan: WO, PM calendar, spare, downtime code.

Operate

Menjaga: Compliance PM, MTTR review, improvement backlog.

Arsitektur tingkat tinggi

Outcome tipikal

Rasio PM vs korektif membaik; mean time to repair lebih terukur.

Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.

Pertanyaan umum

Prediktif sensor dulu?
Setelah PM disiplin dan data failure cukup.
Multi-site?
Hierarki lokasi + spare shared policy.