Studi kasus solusiP669
Pemeliharaan aset kritis Konstruksi / EPC masih korektif dan tanpa jadwal PM andal

Studi kasus solusi adalah skenario berbasis pola masalah umum di industri. Isinya tidak merujuk klien tertentu dan bukan portofolio proyek MarkasDev. Portofolio proyek klien dipublikasikan terpisah.
Konteks industri
Kontraktor EPC dengan progress dan RFI/submittal. Pertumbuhan volume membuat cara kerja manual tidak lagi memadai di lingkungan konstruksi / epc.
Batasan
- Aset heterogen
- Teknisi terbatas
- Spare part shared
- Change management staf lapangan
Pendekatan
Diagnose
Mengaudit: Criticality aset, failure modes, dan gap PM.
Deliver
Mengimplementasikan bertahap: CMMS ringan: WO, PM calendar, spare, downtime code.
Operate
Menjaga: Compliance PM, MTTR review, improvement backlog.
Arsitektur tingkat tinggi
Aset registerCMMSmobile teknisispare inventory link.
Outcome tipikal
Rasio PM vs korektif membaik; mean time to repair lebih terukur.
Outcome tipikal atau yang diharapkan, bukan klaim hasil proyek MarkasDev.Pertanyaan umum
Prediktif sensor dulu?
Setelah PM disiplin dan data failure cukup.
Multi-site?
Hierarki lokasi + spare shared policy.